Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Milik Kelompok Tani Sido Muncul I Diduga Tidak Jelas Penggunaannya

Selasa, 21 Juli 2020 | Selasa, Juli 21, 2020 WIB Last Updated 2020-07-21T09:27:45Z

Lampung Selatan Mediapromoter.id - Bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Combine Harvester Milik Kelompok Tani Sido Muncul 1, Dusun Nurul Amal Desa Tanjung Agung kecamatan Katibung Lampung Selatan diduga tidak jelas penggunaannya.

Combine yang seharusnya dimanfaatkan oleh semua anggota ,ternyata oleh oknum pengurusnya disewakan dengan tidak disertai perawatan yang baik.

Akibatnya, (Combine harvester) Bantuan Pemerintah  Tahun 2016/2017 yang bernilai ratusan juta ini tidak bisa beroperasi lagi, dikarnakan mengalami kerusakan yang cukup parah, mangkrak digudang dan saat ini keberadaannya di Desa Beringin kencana Kecamatan Candipuro tempat Supriyanto (35) sebagai penyewa.

Hal itu sangat di sayangkan,  "G" pada Awak media mengingat itu Bantuan pemerintah untuk kelompok tani bukan untuk perorangan. "Terus Terang pak Kami Selaku anggota kelompok Tani selama ini hanya mendengar saja bahwa kelompok tani yang ada di dusun Nurul Amal, pernah dapat bantuan alat untuk memanen  Padi "tpi bentuk nya kami belom pernah liat, Dari pertama dateng berapa tahun yang lalu, sampai kami dengar kabar alat sudah rusak ngak bisa di pake lagi, kayak siluman pak alat dateng malam hari pagi Nyak sudah tidak ada, yang lebih parah nya alat itu di sewakan, " kata "G".

Lebih lanjut, "G" menerangkan, kalau alat itu di sewakan hasil nya Berapa, kemana, untuk apa, ko sampai rusak ngk bisa di perbaiki, kami anggota kelompok tani yang ada di dusun Nurul Amal ini Belum Pernah make COMBINE nya pak ko tau tau sudah mangkrak ndak bisa dpake.

Hal yang sama di ungkapkan beberapa anggota kelompok Tani, Kami minta pada pemerintah dan petugas yang berwajib untuk mengusut nya pak, karna kami juga Punya hak, "itu alat bantuan untuk Kelompok tani bukan untuk pribadi jangan kami cuma Di manfaatin untuk kepentingan nya aja, Kami berharap pada petugas untuk bisa membantu mengusut sampai tuntas, " harap nya.


Bahwa mana kecewa'an beberapa anggota dirasakan mulai dari struktur'annya diduga tidak ada transparansi. 

Menindaklanjuti hal tersebut Ketua kelompok Tani Sido Muncul 1 Warno mengatakan ketika dikonfirmasi terkait sewa Combet, membenarkan bahwa, sejak bantuan diterima pada Tahun 2017 lalu dari Pemerintah Kabupaten Lam-Sel hari itu juga langsung dibawa ke Kecamatan Rawa Jitu untuk disewakan selama hampir satu Tahun, setelah itu ditarik kembali kearah Waysulan  sama Yusuf salah satu Kelompok Tani yang ada di Desa tersebut, dan diakui oleh Warno bahwa Combet milik Kelompok Tani nya itu belum pernah pulang sampai sekarang dalam keadaan rusak tak terawat di Kecamatan Candipuro Lam-Sel.

"Untuk perolehan hasil Sewa Combet tidak masuk Ke Kas Bendahara Kelompok, melainkan keoknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, " terangnya.

Selain itu ,Warno juga membantah kalau dikatakan tidak terlebih dahulu melakukan musyawarah kepada anggotanya saat akan menyewakan Combet kepada orang lain.

"Anggota ikut hadir pada saat rapat anggota, akan adanya penyewaan Combet ini, " paparnya.

Warno menambahkan, bahwa setiap anggota Kelompok Tani Sido Muncul semua terdata.

"Data Struktur'an anggota ada kepada sekertaris, tetapi sekertaris saat ini lagi ada keperluan dan diluar desa susah untuk di hubungi, " pungkasnya.

Dilokasi berbeda Kepala UPT Pertanian Kecamatan Katibung Lam-Sel Mahmud ketika dikonfirmasi media ini terkait dugaan penggelapan dana sewa Combet mengatakan, selalu mengingatkan kepada ketua kelompok agar alat Combet tersebut selalu diawasi dan dijaga jangan sampai terjadi kerusakan sehingga tidak bisa diperbaiki, apalagi hilang.

Saat ditanya, kapan turunnya bantuan Combet? Jawabnya, "di Tahun 2016/2017.Betujuan untuk mengadopsi teknologi pertanian yang lebih moderen, " jelas Mahmud.

Di sisi berbeda Kepala Dinas Pertanian Bibit Purwanto ketika di konfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp mengatakan, ia Bantuan Alsintan kelompok tani tersebut untuk di manfaatkan oleh kelompok. Dan jika ada pemeliharaan diserahkan ke kelompok dan jika Ada hasil untuk khas kelompok.

lebih lanjut kadis pertanian Bibit Purwanto menegaskan terkait hal tersebut akan segera menindaklanjuti.

Di tanya mengenai aturan alsintan di sewakan atau di pinjamkan Ia mengatakannya, oprasional semua untuk kesejahteraan kelompok nanti Tim kami Turun dan menentukan langkah selanjutnya.

×
Berita Terbaru Update