Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

FBU Mengecam Keras dan Mengutuk Atas Insinden Penusukan Syeikh Ali Jaber

Kamis, 17 September 2020 | Kamis, September 17, 2020 WIB Last Updated 2020-09-17T10:07:09Z



Bandar Lampung, Mediapromoter.id -  Forum Bela Ulama (FBU) sepakati pernyataan sikap, menyoal tentang peristiwa penusukan Syeikh Ali Jaber yang terjadi pada tanggal 13 September 2020 sekitar pukul 17.15 WIB di jalan Tamin Sukajawa, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung.

Diduga penusukan tersebut ada kejanggalan yang harus benar-benar di tuntaskan demi terciptanya hukum keadilan di Indonesia. “Kami para Pegiat

Hukum, Ormas, LSM, Pengacara, serta Praktisi Hukum menyoroti kasus tersebut

sehingga kami bahas dalam diskusi dan menghasilkan beberapa keputusan rapat yang di sepakati bersama.

Keputusan tersebut menghasilkan pernyataan sikap untuk mendorong

pihak kepolisian mengungkap peristiwa penusukan tersebut.

Forum Bela Ulama mengecam keras dan mengutuk atas insiden tersebut. Solidaritas ini dibentuk untuk

mendorong pihak kepolisian agar mengusut tuntas dibalik peristiwa tersebut.

Panglima Hermawan S.HI.,M.H.,CM.,Shell bersama anggota FBU mempertanyakan Ada Apa Sebenarnya Dibalik Peristiwa Penusukan Syeikh Ali Jaber Tersebut ?

“Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami dengan ini secara tegas Menyatakan".



pernyataan sikap bersama mewakili suara aspirasi masyarakat sebagai berikut:

1. Forum Bela Ulama mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk bersikap professional dan tidak menggunkan standar ganda dalam proses penyidikan dalam pengungkapan kasus penuşukan tersebut.

2. Forum Bela Ulama mendesak Kepolisian Republik Indonesia segera menetapkan

pasal yang sesuai terhadap tersangka yaitu undang- undang Terorisme danp pembunuhanberencana.

3. Forum Bela Ulama mengamanatkanK Republik Indonesia untuk mengungkap tabir peristiwa tersebut secara transparan dan professional.

4. Forum Bela Ulama menghimbau Kepolisian Republik Indonesia untuk

memberikan kesempatan kepada semua pihak dan elemen masyarakat untuk mersama-sama tergabung dalam pembentukan tim pencari fakta. (*)

×
Berita Terbaru Update