Sidang Perdana Gugatan atas Serifikat Tanah SMA YP Unila Digelar di Pengadilan Negeri -->

Header Menu

Sidang Perdana Gugatan atas Serifikat Tanah SMA YP Unila Digelar di Pengadilan Negeri

Mediapromoter
Selasa, 15 September 2020



Bandar Lampung, Mediapromoter.id - Sidang perdana gugatan atas serifikat tanah SMA YP Unila digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Bandarlampung, Selasa (15/9/2020).

Pada sidang perdana ini  diketuai majelis Aslan Ainin SH MH dengan nomor perkara 150/Pdt.G/2020/PN Tjk tidak dihadiri oleh pihak tergugat yakni pihak Rektor Unila maupun dari pihak kuasa hukumnya.

Dari berita sebelumnya yang berjudul : Pengurus YP Unila Minta ke Rektor Unila Sertifikat Dikembalikan Ke Yayasan. Dalam berita tersebut Melalui Direktur Catra Biksa Surabaya D Angga Refananda SH diwakili kuasa hukum Catra Biksa cabang Lampung Indah Meylan SH dan Heri Budi SR SH dari kantor Hukum Catra Biksa para pengurus SMA YP Unila menyatakan bahwa pihaknya sudah berulang kali melakukan pendekatan dengan mengikuti prosedur meminta sertifikat tanah tersebut kepada rektor Unila. 

"Sertifikat tanah SMA YP Unila dititipkan di Unila karena takut tercecer karena renovasi gedung sekolah SMA YP Unila dengan 5 bangunan 3 lantai. Masing-masing lantai 10 kelas dengan dilengkapi musholahsetiap bangunannya, " katanya pada media ini.
 
Indah Meylan SH dan Heri Budi SR SH menjelaskan, bahwa sertifikat telah dititipkan pada 23 November 2006 kepada Rektor Unila, berdiri 5 bangunan berlantai 3 dikembalikan ke pengurus SMA YP Unila namun sampai saat ini sejak diajukannya surat permohonan pada 20 Juli 2020 kepada rektor Unila tidak ada realisasi diserahkannya sertifikat tersebut.

Sebelumnya digelar sidang perdana pihak Rektor mengirimkan undangan kepada pengurus Yayasan pembina SMA Unila untuk hadir pada 11 September di ruang sidang Rektor lantai 2 namun pihak pengurus tidak hadir karena seluruh permasalahan sudah dilimpahkan kepada kuasa hukum D. Angga Refanannda SH MH dari kantor hukum Catra Biksa Surabaya yang berkantor cabang di jalan Pagar Alam  No 12 Kedaton Bandarlampung.

D Angga Refanannda SH MH selaku kuasa hukum mengatakan, telah mengundang pengurus yayasan pembina SMA Unila pada tanggal 10 September 2020. Tetapi seluruh pengurus yayasan SMA Unila tidak hadir.

"Namu kami kembali mengundang pada tanggal 15 September 2020 pihak penggugat tidak hadir lagi karena dengan alasannya masalah ini sudah dilakukan gugatan ke pengadilan Negeri Tanjung Karang, " terangnya.

(Red/Koesma)