Notification

×

Indeks Berita

Bank Indonesia dan Monetary Authority of Singapore Perpanjang Kerja Sama Keuangan Bilateral

Kamis, November 05, 2020 | | views Last Updated 2020-11-06T07:45:26Z




Jakarta, Mediapromoter.id - Bank Indonesia (BI) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) menyepakati perpanjangan kerja sama keuangan bilateral senilai USD10 miliar. Perpanjangan kerja sama ini berlaku untuk periode selama satu tahun ke depan.

Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan kerja sama ini telah berlangsung sejak November 2018. Hal ini sebagai tindak lanjut dari kesepakatan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.

"Kesepakatan kedua kepala pemerintahan tersebut bertujuan untuk mendukung stabilitas moneter dan keuangan di kedua negara," ujar Onny dalam keterangan tertulis yang dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, Kamis, 5 November 2020.

Adapun kerja sama ini terdiri atas dua perjanjian. Pertama, perjanjian Local Currency Bilateral Swap Agreement (LCBSA) yang memungkinkan dilakukannya pertukaran mata uang lokal antara kedua bank sentral hingga senilai 9,5 miliar dolar Singapura atau Rp100 triliun (sekitar ekuivalen USD7 miliar).

Kedua, Bilateral Repo Agreement (BRL) yang memungkinkan dilakukannya transaksi repo antara kedua bank sentral untuk mendapatkan likuiditas dalam dolar Amerika Serikat hingga senilai USD3 miliar dengan menjaminkan obligasi pemerintah yang diterbitkan oleh negara-negara G3 (Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman) yang dimiliki oleh kedua bank sentral.

Onny mengungkapkan bahwa kerja sama ini sebelumnya telah diperpanjang untuk pertama kali pada November 2019. Perpanjangan kedua ini menunjukkan komitmen Indonesia dan Singapura untuk tetap saling mendukung satu sama lain.

"Dukungan tersebut dalam rangka membangun kepercayaan terhadap kondisi perekonomian di masing-masing negara di tengah pandemi covid-19 yang masih berlangsung," pungkas Onny.

(Anto)