Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Berikut Penjelasan Sultan Buay Belunguh Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Brak Terkait Ini

Senin, 07 Desember 2020 | Senin, Desember 07, 2020 WIB Last Updated 2020-12-08T04:34:48Z


BANDAR LAMPUNG, Mediapromoter.id -
 Terkait Perhelatan adat pemberian Gelar/Adok yang dilaksanakan pada hari Minggu Tanggal 29 November 2020 di Lamban Gedung Kuning, Jalan Pangeran H. Suhaimi, Sukarame, Bandar Lampung lalu adalah hak preogratif Paksi Buay Belunguh.

Hal tersebut di sampaikan oleh PYM Pangeran Yanuar Firmansyah gelar Sultan Junjungan Sakti yang di Pertuan ke 27 kepada awak media yang datang ke Lamban Gedung Kuning Jalan Pangeran H. Suhaimi, Sukarame, Bandar Lampung, Senin malam 07 Desember 2020 guna dimintai konfirmasi menyikapi pemberitaan dibeberapa media tentang tudingan beberapa orang dari masyarakat Adat Paksi Pak Sekala Brak yang 2 hari lalu ke kantor media ternama di Lampung.

Lebih lanjut Pun Yanwar sapaan dari Sultan Buay Belunguh tersebut mengatakan, bahwa acara pemberian gelar atau adok kepada Yusuf Kohar pada waktu itu adalah murni acara prosesi adat yang dilakukan oleh Kerajaan Paksi Buay Belunguh, Kerajaan adat Paksi Pak Skala Brak.

Selanjutnya beliau juga menjelaskan kepada awak media bahwa ia hanya meminjam tempat atau rumah Irjen Pol. (Purn.) DR. H. Ike Edwin untuk mengadakan prosesi tersebut.

"Saya hanya meminjam tempat atau rumah adinda saya Ike Edwin untuk mengadakan prosesi tersebut, dikarenakan jika akan dilaksanakan di kampung halaman saya (Kenali) itu terlalu jauh jaraknya dari Bandar Lampung," jelasnya.

Dan acara tersebut ia katakan adalah murni acara prosesi adat dan tidak ada unsur politiknya, serta dilakukan dengan menggunakan perangkat adat Paksi Buay Belunguh Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Brak, tambahnya.

Lebih lanjut PUN Yanwar mengatakan, "Dan saya tidak pernah mengganggu prosesi adat kepaksian lain dalam melaksanakan prosesi adat, karena kita punya rakyat dan perangkat adat masing-masing, serta punya hak dan kedudukan yang sama dalam Kerajaan Paksi Pak Skala Brak," pungkasnya. (*)

×
Berita Terbaru Update