Notification

×

Indeks Berita

GP Ansor Tanjung Bintang, Kutuk Keras Pelaku Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

Senin, Maret 29, 2021 | | views Last Updated 2021-03-29T09:48:58Z


Lampung Selatan, Mediapromoter.id - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tanjung Bintang mengutuk keras tindakan pelaku maupun yang terlibat bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.


 Ansor mengutuk peristiwa bom bunuh diri itu karena bertentangan dengan ajaran agama mana pun.


“GP Ansor Tanjung Bintang mengutuk keras bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021,” Kata Ketua PAC GP Ansor Asep Kristiyanto, Minggu (28/3).


Asep menyebutkan saat ini, Indonesia sedang fokus dalam menghadapi pemulihan ekonomi akibat dampak Pandemi, namun dirusak oleh tindakan ekstremisme yang tak bertanggung jawab dan tidak bermoral untuk itu dia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut.


“Kami sangat menyayangkan peristiwa ini dan meminta kepada pihak yang berwenang agar segera mengusut jaringan pelaku aksi bom bunuh diri tersebut,” tegas Asep.


Selanjutnya GP Ansor Tanjung Bintang juga meminta supaya kejadian bom bunuh diri itu tidak dikaitkan dengan SARA. Hal itu akan membuat kondisi semakin tidak kondusif. “GP Ansor berharap agar kemudian masyarakat tidak terprovokasi. Jangan sampai ada kejadian lain yang memicu konflik ditengah masyarakat,” ungkapnya.


“Agama manapun tidak ada yang mengajarkan tindakan ekstremisme seperti bom bunuh diri, manusia diciptakan beragam agama, suku, dan ras, untuk saling mengenal bukan untuk saling berperang. Pemerintah harus serius untuk menyelesaikan persoalan ini, pendeteksian dini terhadap kelompok-kelompok ekstremisme dan radikal harus dimaksimalkan agar kejadian seperti ini tidak terus terulang kembali,” tambah Asep.


GP Ansor Tanjung Bintang sebut Asep juga menyatakan siap berada di garda terdepan bersama Pemerintah untuk menghadapi kelompok ekstremisme dan radikal, yang mengancam kesatuan dan persatuan bangsa.


“Hubbul wathon minal iman” (cinta tanah air adalah bagian dari iman),” tutup Asep.


(Rd/Ian)