Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Silaturahmi Dengan Awak Media, Dirlantas Polda lampung: Pemudik bandel Ditindak Tegas

Rabu, 14 April 2021 | Rabu, April 14, 2021 WIB Last Updated 2021-04-14T19:06:47Z


Bandar Lampung, Mediapromoter.id - Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Lampung Kombes Pol. Donny Sabardi Halomoan Damanik mengimbau kepada masyarakat terkait dengan Operasi Keselamatan Krakatau dan kesiapan Operasi Ketupat Krakatau 2021.


“Tanggal 2 kemarin, kita gelar pasukan, ini Ops ketupat dalam rangka pengamanan keselamatan wilayah di tahun 2021,” kata Dirlantas saat ekspose Ops keselamatan Krakatau 2021 dan kesiapan ops ketupat Krakatau 2021 dalam masa Pandemi Covid-19, Rabu (14/4/2021).


Dan terkait kesiapan menyambut mudik lanjut Dirlantas, pihaknya akan melakukan operasi ketupat Krakatau 2021. “Kita sudah memasuki hari ketiga dalam operasi keselamatan Krakatau 2021. Kemudian dilanjutkan mulai 6-21 Mei Ops Ketupat Krakatau 2021,” terang Dirlantas.


Menurutnya, dalam hal ini pihaknya melakukan kegiatan preventif dan preemtif. Selain itu, pihaknya mengatakan bahwa, vaksinasi itu harus diberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.


“Dan harus diberikan pemahaman juga bahwa masyarakat yang sudah divaksin juga masih bisa terkena Covid-19, sehingga kita harus tetap melakukan protokol kesehatan yakni dengan 5M memakai masker, menjaga jarak mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi,” tambahnya.


Selain itu, Dirlantas juga menyebutkan bahwa, Petugas Kepolisian akan melakukan tindakan tegas untuk pemudik yang nekat (bandel). “Mobilnya ditahan, dan penumpangnya di transfer ke mobil lain untuk dikembalikan untuk putar balik,” tegas Dirlantas.


Pihaknya juga akan menempatkan petugas di tempat tempat yang sudah ditentukan yakni di terminal, stasiun kereta api, di Pelabuhan, Bandara dan lainnya. “Di Lampung ini ada 8 titik penyekatan perbatasan. Dan ini juga bakal bertambah titiknya,” kata Dirlantas.


Terakhir, pada 18 Mei itu petugas kembali melakukan tugas untuk kawal pergerakan masyarakat sehabis dari kampung ke pulau Jawa.


(Rd/Yp)

×
Berita Terbaru Update