Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PPNI Mengutuk Keras Tindak Kekerasan Kepada Perawat yang Sedang Melakukan Tugas Profesi

Jumat, 16 April 2021 | Jumat, April 16, 2021 WIB Last Updated 2021-04-17T04:39:26Z


Palembang, Mediapromoter.id - Penganiyaan terhadap perawat yang sedang menjalankan tugas masih terjadi. Peristiwa kekerasan dialami oleh perawat Christina Ramauli Simatupang (28) pada kamis, 15 April 2021 sekitar jam 13:40 WIB di RS Siloam Sriwijaya yang dianiaya oleh anggota keluarga pasien dengan cara diduga ditonjok, ditendang,dan dijambak oleh pelaku.


Atas peristiwa tersebut, Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah dan seluruh nama perawat Indonesia, mengutuk keras kepada pelaku tindak kekerasan dan memerintahkan DPW PPNI Sumatera Selatan, DPD PPNI Kota Palembang, DPK PPNI RS Siloam Sriwijaya, Bidang Hukum dan Pemberdayaan Politik DPP PPNI, dan Badan Bantuan Hukum(BBH) PPNI untuk melakukan langkah-langkah hukum terhadap pelaku kekerasan bersama pihak RS Siloam Sriwijaya Palembang. 


"Tindak kekerasan terhadap perawat yang sedang menjalankan tugas profesinya merupakan ancaman terhadap keamanan ditempat kerja dan sistem pelayanan kesehatan. Kekerasan ini juga sangat dikecam komunitas perawat seluruh dunia," terangnya dalam Press Release yang diterima mediapromoter.id (16/4/21).



Lanjutnya, PPNI melakukan pengawalan dan pendampingan perawat pada kasus ini agar sesuai dengan koridor hukum dan pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku dan juga mendorong pihak RS Siloam Sriwijaya melakukan pendampingan dan pengawalan juga kepada perawat yang menjadi pegawainya. PPNI juga mendesak pihak Kepolisian segera memproses laporan Polisi yang telah dilakukan oleh perawat Christina Ramauli Simatupang sesuai ketentuan yang berlaku.


"Peristiwa ini sudah beberapa kali terjadi maka untuk mencegah kejadian serupa PPNI menyerukan kepada Pemerintah dan Pimpinan Fasilitas Pelayanan Kesehatan agar menjamin lingkungan kerja (Working Environment) yang kondusif bagi perawat dalam melaksanakan tugas profesinya termasuk dalam aspek perawat tidak mendapatkan kekerasan fisik maupun psikologis dari pihak manapun karena tugas perawat sangat erat kaitannya dengan keselamatan manusia, " paparnya.


Harif Fadhillah menuturkan Kebijakan terkait Kondisi kerja tersebut diatas juga telah diserukan bukan hanya ditingkat nasional tetapi juga dalam forum-forum Internasional (dengan topik bahasan _safe nursing environment_) antara lain dalam _Asia Work Force Forum_ (AWFF) tahun 2018 di Hong Kong yang merupakan pertemuan regional _International Council of Nurses_ (ICN) yang secara periodik dilakukan dan menjadi bahasan dalam pertemuan-pertemuan komunitas keperawatan yang lebih luas.


(Rd/Yp/He)




×
Berita Terbaru Update