RSAM Lampung Respon Cepat Pasien Leukimia -->

Header Menu

RSAM Lampung Respon Cepat Pasien Leukimia

Mediapromoter
Rabu, 28 April 2021

Doc : Dr. Syuhada Sppk M.Kes Bersama Ratna Dewi Ria Kasub bag.  (PPPIP) RSAM Prov. Lampung.


Bandar Lampung, Mediapromoter.id - Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Bandar Lampung merespon cepat terkait pemberitaan ME (20) pasien penderita Leukimia (Kanker Darah) asal Belambangan Pagar, Lampung Utara.


Dikabarkan sebelumnya bahwa ME (20) sudah di rawat di RSAM di Ruangan Kenanga Kelas III lebih kurang 25 Hari namun kondisi belum juga membaik, diketahui bahwa Minggu, (25/04/21) ME (20) membutuhkan tranfusi darah golongan AB sebanyak 5 kantong, 


Seperti halnya di ungkapkan oleh Mega (49) orangtua pasien mengaku anaknya sudah 25 hari dirawat dan belum menampakkan perubahan.


“Anak saya sudah 25 hari dirawat disini (RSAM), dia sakit Leukimia. Dan dari kemarin (Minggu, 25/4/2021) butuh tranfusi darah golongan AB sebanyak 5 kantong, tapi sampai saat ini belum dapat pendonornya, ”. Ujar Mega (26/4/21) 


Masih menurut Mega dirumah sakit stok darah kosong, ”jadi kami bingung mau berbuat apa. Keluarga jauh karena rumah kami di Belambangan Pagar, Lampung Utara, ” imbuhnya.


Menyikapi hal tersebut Dr. Syuhada Sppk M.Kes selaku Ka. Unit Transfusi Darah RSAM (UTDRS AM) menjelaskan tentang pasien berinisial ME (20) menderita sakit Leukimia atau yang lebih dikenal dengan kanker darah akibat tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih.


“Leukimia ini adalah penyakit yg terjadi akibat sel-sel di sumsum tulang tidak berkembang dengan normal, yang mana jumlah sel darah putih ditubuh mengalami lonjakan hingga melebihi jumlah yang semestinya”. Ungkap Syuhada, Rabu 28/04/2021.


Lanjutnya, pasien telah dirawat disini (RSAM) sudah sejak tanggal 31 Maret 2021 sampai hari ini tanggal 28 April 2021 jadi sudah 29 hari. Dan telah menerima transfusi darah jenis trombosit sebanyak 70 kantong, jenis plasma 3 kantong dan jenis darah merah 22 kantong”.


Masih kata Syuhada Pemberian jenis darah transfusi di sesuaikan dg instruksi dokter yang menangani sesuai yang di butuhkan pasien.


Diwaktu yang sama Kasub bag. Pemasaran Pengelolaan Pelanggan Dan informasi Publik (PPPIP) Ratna Dewi Ria, menyampaikan keterkaitan pengetahuan publik tentang sering kosong nya stok darah di RSAM.


“Sebenarnya bukan sering kosong stok darah dirumah sakit, tapi banyaknya yang menggunakan darah ini setiap harinya. Sedangkan disisi lain, kami mengalami kendala minimnya pendonor di Bandar Lampung tidak berbanding dengan banyaknya jumlah donor darah secara rutin”. Paparnya.


Ratna Dewi Ria pun berpesan jika ada komunitas-komunitas ataupun kelompok yang ingin melakukan kegiatan donor darah, kami siap memfasilitasi team-team kami untuk kelapangan.


"Atas hal tersebut kami pun sangat mengharapkan kerja samanya, jika dari para teman-teman media yang ingin melakukan kegiatan donor darah, kami bisa membantunya dan kami pun sangat senang jika para teman-teman media bisa bersama-sama kita untuk melakukan kegiatan sosial seperti ini, " pungkasnya.


(Rd/Yp)