Sekda Kabupaten Tanggamus Diduga Terpapar Covid-19 -->

Header Menu

Sekda Kabupaten Tanggamus Diduga Terpapar Covid-19

Mediapromoter
Senin, 26 April 2021



Tanggamus, Mediapromoter.id - Menurut informasi yang di dapat dari Eka Priyatno selaku ketua satgas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Tanggamus kepada awak mediapromoter.id menjelaskan, jika Hamid H Lubis Sekertaris Daerah Kabupaten Tanggamus terpapar Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan Rapid Dignostik Test (RDT) Antigen.


"Sekda Kabupaten Tanggamus tersebut, mengeluhkan kesehatannya lalu oleh team kesehatan kabupaten tanggamus dilakukan pemeriksaan RDT Antigen sehingga di ketahui jika Hamid hasilnya reaktif covid-19, " jelasnya. Minggu (25/4/2021)


Lanjutnya, Karena gejala masih kategori ringan, maka Hamid disarankan untuk isolasi mandiri di rumahnya, dengan menerapkan aturan protokol kesehatan Covid-19, supaya virusnya tidak menular semakin luas.


Eka Priyatno menambahkan bahwa Team Gugus tugas Penanggulangan covid-19 kabupaten tanggamus sudah melakukan tracing kontak erat dengan Hamid H lubis dan sudah mengupayakan untuk penyemprotan disinfektan baik di lingkungan kantor serta rumah dinas sekda tanggamus.


Dalam pantauan awak mediapromoter.id hari Senin (26/4/2021), Pegawai Pemkab Tanggamus masuk kantor dan bekerja seperti biasa.


Dalam hal ini banyak dari masyarakat yang mempertanyakan mutu kualitas serta manfaat vaksinasi, karena dibuktikan walaupun sudah dua kali melakukan suntik vaksin masih saja terpapar Covid-19.

 

Sampai berita ini di turunkan, pihak dari gugus tugas covid-19 kabupaten Tanggamus belum memberikan keterangan resmi ataupun pres rilis terkait Sekda Kabupaten Tanggamus yang terpapar Covid-19 secara resmi, padahal di beberapa media yang ada di Kabupaten tanggamus sudah banyak tayang perihal Sekda Kabupaten Tanggamus yang terpapar Covid-19.


sangatlah berbanding terbalik jika yang terpapar masyarakat Tanggamus dengan cepat Pres Rilis dari ketua satgas Covid-19 tersebar di grup kominfo Kabupaten Tanggamus.


Patut diduga dan dipertanyakan, apakah pres rilis yang terpapar covid -19 hanya berlaku kepada masyrakat kelas bawah saja sedangkan pejabat tanggamus yang terpapar covid-19 tidak ada pres rilisnya, belum sempat atau ketua gugus tugas percepatan penangan covid-19 kabupaten Tanggamus tidak berani melakukan pres rilis.


(Ndra)