Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Halangi Tugas Jurnalis Bisa di Pidana, Ini Kata Edi Arsadad

Sabtu, 26 Juni 2021 | Sabtu, Juni 26, 2021 WIB Last Updated 2021-06-26T16:55:56Z



BANDARLAMPUNG, Mediapromoter.id --- Ketua Ikatan wartawan online (IWO) Lampung Timur Sekaligus Pimpinan Media Online Radar24.id Edi Arsadad mengatakan, menghalangi kerja jurnalistik bisa di pidana, Prihal terkait beredarnya berita seorang jurnalis yang dihalangi saat hendak mewawancarai Walikota Bandar Lampung Eva Dwiyana (24/06) di Sungai Belau Teluk Betung. 


"Menghalangi kerja jurnalistik bisa dipidanakan. Karena hal itu masuk area mengintervensi, mengancam bahkan menghalangi kerja jurnalistik yang secara hukum dilindungi UU Pers No 40/1999" Ujarnya,


Pendapat Edi Arsadad ini berkenaan dengan adanya pihak yang menghalang-halangi kerja jurnalistik menyangkut seorang wartawan yang dihalangi oleh Ajudan dan Protokoler Walikota Bandar Lampung ketika akan melakukan wawancara langsung.


ia menambahkan, tidak boleh pihak manapun menghalangi kerja jurnalistik, tanpa terkecuali. Termasuk meminta untuk melakukan wawancara secara langsung kepada narasumber.


"Harusnya kalau memang ada rillis, jurnalisnya bisa meminta tanggapan lebih dalam ke narasumber yang kompeten, Tidak dengan menghalangi atau melarang melakukan wawancara kepada narasumber," ujarnya di Lampung Timur (26/06/2021).


Menurut Edi, Kalaupun seorang narasumber yakni walikota Bandar Lampung enggan memberikan keterangan, dapat disampaikan dengan baik, tanpa intervensi dan penekanan.


"Apabila narasumber menolak untuk memberikan keterangan, silahkan menyampaikan keberatannya. Narasumber juga memiliki hak untuk menolak, hanya saja sampaikan dengan dengan baik" pungkasnya.


Diberitakan sebelumnya oleh wartawannya Radar24.id (Surya Alpajri) di halangi oleh Ajudan dan Protokoler Walikota Bandar Lampung saat ingin melakukan wawancara secara langsung, terkait pengerukan Sungai belau , di kelurahan Kuripan Teluk Betung Barat, Jumat (25/6/2021).


Protokol Walikota tidak memberi ruang dan waktu serta menegur dengan nada tinggi.


 "dari media mana, nanti saja tunggu rilisannya akan kami kirim" ujar salah satu Protokoler Walikota yang tidak diketahui namanya.


(Red/Yp)

×
Berita Terbaru Update