Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penundaan Penyelenggaraan Pilkades 2021, Diduga Salah Satu Calon Langgar Surat Edaran Bupati Lampung Selatan

Senin, 30 Agustus 2021 | Senin, Agustus 30, 2021 WIB Last Updated 2021-08-30T09:43:09Z

Doc. ILUSTRASI


Lampung Selatan, Mediapromoter.id - Masa Pademi Covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang diselenggarakan di 84 desa yang sedianya akan dilaksanakan tanggal 5 Agustus 2021.


Dalam hal tersebut karena melihat perkembangan penyebaran kasus Covid-19 yang semakin meningkat diseluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan.


Sehingga Bupati Lampung Selatan selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan mengambil langkah untuk menunda pelaksanaan Pilkades tersebut sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian.


Penundaan itu secara resmi tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lampung Selatan dengan Nomor : 140/2518/IV.13/2021 tertanggal 16 Juli 2021 perihal Penundaan Pelaksanaa Tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021, berbunyi "


Terpantau dari salah satu Calon Pilkades bernama Arsalim diam-diam berkampanye melalui Media Online ataupun media sosial Facebook.


Didalam pemberitaan salah satu media online yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, jelas terlihat bahwa Arsalim yang mencalonkan dirinya sebagai Calon Kepala Desa Wayhuwi Kec Jati Agung berkampanye.


"Saya maju di pemilihan kepala desa ini sesuai dengan niat dan keinginan masyarakat. Untuk visi dan misi tidak perlu banyak menjanjikan yang jelas SIAP !! ( Sigap - Amanah - peduli ) selain itu pula yang penting ada asas musyawarah mufakat, untuk bersama sama membangun desa Way huwi menjadi lebih baik lagi," Tegasnya dalam salah satu Media Online yang di Publikasikan Selasa, 24 Agustus 2021.


Sementara, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, kami sebagai warga masyarakat desa Way huwi mengharapkan calon kepala desa seperti saudara Arsalim, semoga beliau bisa menjadi pemimpin desa ini, yang selama ini masyarakat damba dambakan.


"Semoga saudara Arsalim terpilih, jangan lupa untuk masyarakat desa Way huwi mari kita sama sama untuk mendoakan dan mendukung Arsalim di pemilihan kepala desa tahun ini. Jangan lupa Ojo Lali Nomer 3 ingat ingat kalau bukan kita siapa lagi kalau bukan sekarang kita pilih Arsalim Kapan Lagi SIAP !! ( Sigap - Amanah - Peduli ), " Tegas salah satu warga.


Menyikapi hal tersebut, Cecep Supriyadi selaku ketua panitia pelaksana Pilkades Wayhuwi Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan mengatakan, Terkait Surat Edaran Penudaan Pilkades yang di edarkan oleh Mendagri melalui Bupati Lampung Selatan belum ada kepastian sampaikan proses penundaan ini, karena belum ada instruksi lagi.


"Terkait Revisi Undang-undang kami hanya dikasih instruksi seperti itu mas, dan terkait akhirnya proses Pilkades ini sampai batas pengambilan nomor urut, " ungkapnya saat di temui di kantor Balai Desa Wayhuwi Kecamatan Jati Agung, (30/8/21).


Lanjutnya, Kami ini selama ini dalam proses berlangsung nya kegiatan Pilkades hanya sampai titik pengambilan nomor urut saja. Karena kami mengingat situasi kita masih dalam situasi Pademi Covid-19. Dan kami belum ada pengawasan kami hanya sebatas mensosialisasikan kepada para calon Pilkades. 


"Karen kewenangan kami mas tidak untuk berlebihan juga, ketika ada laporan yang masuk atas diduga adanya pelanggaran segera kami krocek dan kami kasih saran serta terguran, " pungkasnya.


Tidak disitu juga bahkan ditemukan Melalui Sosial media Facebook atas nama akun Minak Hifni Santori mekapanye Arsalin tersebut.


"Mari kita sukseskan Pilkades Wayhuwi Periode 2021-2027, Jumpa dan Foto bersama Salam kepala desa Wayhuwi Jati Agung Lampung Selatan, Arsalin Nomor 3, dengan Moto sigap amanah perduli, " Cuit dalam unggahan Akun Facebook tersebut pada (29/8/21).


Jelas hal tersebut telah ditetapkan Surat Edaran Bupati Lampung Selatan, yang mana untuk menunda dahulu kegiatan Pilkades atau Berkampanye dan Tidak mengumpulkan masa yang menimbulkan keramaian.


Seperti halnya tertulis dalam Point D pada Surat Edaran Bupati Lampung Selatan. "Agar para Calon Kepala Desa dan semua pihak tidak melakukan kegiatan kampanye dan pengumpulan masa pada saat dilakukan penundaan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa sampai dengan adanya ketentuan pengaturan lebih lanjut".


(Red)

×
Berita Terbaru Update