DPT Pilkades Merbau Mataram Mengudang Pertanyaan Para Cakades -->

Header Menu

DPT Pilkades Merbau Mataram Mengudang Pertanyaan Para Cakades

Mediapromoter
Senin, 13 September 2021



MERBAU MATARAM, Mediapromoter.id – Sepertinya, Camat Merbau Mataram, Heri Purnomo SKM, memiliki perhatian khusus terhadap tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tanjung Baru, Kecamatan setempat, Senin (13/9).


Pasalnya, kelima Calon Kepala Desa (Cakades) Tanjung Baru diundang keruangan kerjanya pada (6/8) untuk menandatangani berita acara penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkades yang belum diserahkan oleh Panitia ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lampung Selatan (Lamsel).


Sayangnya, penetapan DPT yang ditandatangani oleh kelima Cakades di ruang kerjanya itu justru menimbulkan persoalan. Sebab, Cakades Tanjung Baru mengetahui bahwa DPT sudah lebih dulu diserahkan ke DPMD sebelum ditandatangani dan tanpa sepengetahuan Cakades.


Menyikapi persoalan itu, Calon Kades Tanjung Baru Syaefudin, S.Pd mengungkapkan, saat diundang keruangan Camat Merbau Mataram untuk menandatangani DPT, pihaknya berikut Cakades lainnya belum mendapat lampiran DPT.


"Kami semua calon hingga hari itu (Jumat 6/8) belum mengetahui data DPT dikarenakan Panitia Pilkades tidak memberikan lampiran DPT itu. Jadi kami bingung, apa yang harus kami tandatangani, sementara dalam peraturannya sudah jelas kalau Calon Kepala Desa mempunyai hak untuk mendapatkan lampiran data DPT dari Panitia Pilkades," Ucapnya kepada Media ini.


Sambungnya kata Syaefudin, dia berikut empat Calon Kades lainnya bersedia menandatangani berita acara penetapan DPT di ruang kantor Camat dikarenakan Camat beralasan, hanya Desa Tanjung Baru saja yang belum menyerahkan DPT ke DPMD. Sementara itu, DPMD akan segera mencetak kertas suara sesuai DPT.


"Ya itu tadi, karena alasan-alasan yang disampaikan oleh Pak Camat dan Pak Ngadi selaku ketua Panitia Kecamatan kepada kami ke lima calon hingga kami pada saat menanda tangani penetapan DPT itu," Ujarnya.


Disamping itu, Cakades Tanjung Baru lainnya, Warsidi menyebutkan bahwa Pilkades itu adalah mutlak kegiatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), bahkan Panitia Pilkades dibentuk dan di SK kan oleh BPD. Tak hanya itu, Panitia Pilkades juga mempunyai sekretariat yang bertempat di Balai Desa Tanjung Baru.


"Saya waktu di ruang kerja Camat itu (6/8/) juga sudah saya sampaikan kepada Pak Camat, kenapa sih kok masalah DPT itu kami harus diundang ke Kantor Camat, harus Pak Camat yang turun tangan. Kan Panitia ada sekretariat di Kantor Desa, ini juga kan urusan Panitia Pilkades bukan urusan ke Pemerintahan Kecamatan," Keluhnya.


"Kalau terkait Panitia Pilkades, itukan fungsinya BPD untuk menegur Panitia kenapa DPT bisa terlambat diserahkan ke DPMD, kalau saat itu alasan Panitia Kecamatan Ngadi selalu ditegur oleh DPMD terakait persoalan DPT, itu Pak Ngadi kan bisa koordinasi dengan BPD Tanjung Baru, tidak harus Pak Camat yang ngurusi persoalan DPT, kesannya kan nggak bagus. Nah, sekarang ketahuan kalau panitia sudah menyerahkan DPT itu tanggal (27/7) sementara kami diminta tanda tangan tanggal (6/8) terus apa tanggung jawab Pak Camat seperti itu?," Imbuhnya.


Senada, Cakades Siti Aisya menambahkan, suatu hal yang wajar ketika Cakades menaruh rasa curiga kepada Camat Merbau Mataram dan Panitia Kecamatan dalam persoalan itu. Menurutnya, tidak wajar persoalan DPT harus melibatkan seorang Camat.


"DPT itu kan kerjaan Panitia Pilkades dan Panitia Pilkades itu dibentuk oleh BPD. Ketika ada permasalahan terkait kinerja Panitia seperti persoalan DPT yang dikatakan Pak Camat belum diserahkan kepada DPMD, itu Tupoksinya BPD untuk menegur Panitia, bukan ke lima Calon diundang ke ruang kerja Pak Camat untuk tanda tangan penetapan DPT," Pungkasnya.


Siti Aisya pun sangat menyayangkan hal seperti ini bisa terjadi pada Pilkades Tanjung Baru. "Bisa saja kami membawa persoalan ini ke jenjang hukum. Secara tidak langsung kami sebagai Cakades ini telah dibohongi, dengan alasan DPT Desa Tanjung Baru belum diserahkan ke DPMD. Tapi kenyataanya DPT itu sudah diserahkan lebih dahulu ketika kami diminta untuk tangan penetapan DPT. Camat itu kan Pejabat Publik, ruang kerja Camat itu pun adalah fasilitas Pemerintah. Kok digunakan untuk penetapan DPT Pilkades?," Bebernya.


"Kami Cakades hanya menginginkan Pilkades bisa terlaksana dengan kondusif. Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi pemenang dalam kompetisi ini berarti yang dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Tanjung Baru. Kami berharap Panitia bekerja sesuai dengan Tupoksinya dan tidak ada campur tangan pihak lain yang mempunyai kepentingan," Kata dia.


Disisi lain, Ketua BPD Tanjung Baru, Ahmad Sari menjelaskan, hasil dari musyawarah terkait persoalan DPT yang dilaksanakan oleh Panitia bersama Cakades yang dilaksanakan pada hari Sabtu (11/9) akan segera dilaporkan kepada DPMP Kabupaten Lampung Selatan. "Saya dan Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Merbau Mataram akan segera ke DPMD untuk melaporkan hasil keputusan musyawarah ini," Jelasnya.


Dia juga mengatakan, bahwa pihaknya akan menyampaikan kepada DPMD untuk sementara membatalkan DPT Desa Tanjung Baru yang sudah masuk, begitupun juga dengan penanda tanganan penetapan DPT oleh Cakades Tanjung Baru.


"Benar DPT itu sudah masuk di DPMD tapi pada saat itu hanya sifatnya DPT sementara. Nanti akan kita sampaikan kepada DPMD hasil musyawarah hari ini untuk persoalan DPT dan Tandatangan penetapan DPT oleh calon, itu pun akan kami bicara dengan DPMD," Tutupnya.


(Rd/Yp/Din)