Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dugaan Mark-up Dana Bos Tahun 2020 Masuk Tahap Penyidik Polres Tanggamus

Kamis, 30 September 2021 | Kamis, September 30, 2021 WIB Last Updated 2021-10-01T05:37:09Z



Tanggamus, Mediapromoter.id - Dugaan mark-up dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020, untuk pengadaan barang dan jasa senilai Rp. 7.86 Miliar, masuk tahap penyidikan Polres Tanggamus.


Kepada mediapromoter.id, Kasubbag Humas Polres Tanggamus, Iptu M Yusuf mengatakan, telah mengantongi dua alat bukti dan selanjutnya penyidik Polres Tanggamus resmi meningkatkan kasus tersebut ketingkat penyidikan.


"Namun demikian pihak penyidik polres Tanggamus belum menetapkan tersangka, saat ini penyedik masih terus memeriksa saksi-saksi. Penetapan tersangka menungu hasil gelar perkara mingu depan, apakah akan ada kepala sekolah menjadi tersangka, kita tungu aja nanti" jelas M Yusuf. (Kamis 30/9/21).


Dari hasil penyidikan terhadap saksi-saksi merucut dua nama inisial "AD" mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus dan "H" merupakan oknum Pengadaan Barang dan Jasa di Sekolah.


Diduga peran Kepala Dinas Pendidikan saat itu mengarahkan kepada sekolah-sekolah penerima Bos Afirmasi tahun 2020, untuk membeli barang kesalah satu vendor,alhasil barang tidak sesuai dengan spesifikasi. 


"Kadisdik diduga mensosialisasikan BOS Afirmasi dengan mengundang kepala penerima serta mengarahkan sekolah penerima BOS Afirmasi untuk membeli semua komponen dan perangkatnya kepada penyedia tertentu, dengan menawarkan dan menyodorkan nota pesanan," tutup M Yusuf.


(Rd/Ndra)

×
Berita Terbaru Update