Hasmal Yadi, Apresiasi Polres Tanggamus Atas Penangkapan Pelaku Pencabulan -->

Header Menu

Hasmal Yadi, Apresiasi Polres Tanggamus Atas Penangkapan Pelaku Pencabulan

Mediapromoter
Kamis, 23 September 2021



Tanggamus, Mediapromoter.id - Terkait berita yang tayang sebelumnya, tentang perbuatan cabul oknum guru ngaji berinisial "RH" yang mengajar di TPA Madarijul Ulum Dusun tegalsari Pekon Purwosari Kelumbayan Barat, tidak tanggung-tanggung pelaku diduga melakukan tindak pencabulan sebanyak enam murid perempuan yang rata-rata masih di bawah umur.


Polres Tanggamus merespon cepat atas laporan dari pihak korban pencabulan Sesuai dari laporan Orang Tua salah satu korban pencabulan "SR" santriwati TPA tersebut atas nama Tarsino bin To'id ke Polres Tanggamus, pada tanggal 3/8/20201, Pukul 15.30 wib dengan nomor laporan : STTLP/864/VIII/2021/SPKT/POLRES TANGGAMUS/POLDA LAMPUNG, yang diterima langsung oleh AIPDA. Supiyatna.


Dari mulai ditetapkannya Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Tanggamus, hanya dengan hitungan hari akhirnya pelarian oknum guru ngaji tersebut berakhir ditangan polisi pada hari Kamis(23/9/21). "RH" dibekuk diwiliyah hukum Polda Jawa barat, bersama tim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Polda Jawa Barat di kediaman kerabat RH.


Dalam hal ini, Hasmal Yadi,S.Fil.I,M.H, selaku wakil rakyat dari Dapil 6 Kabupaten Tanggamus, kepada mediapromoter.id mengatakan, sangat mengapresiasi hasil kerja jajaran anggota Polres Tanggamus dan sangat berterimakasih kepada Kapolres Tanggamus.


"Saya sangat mengapresiasi kerja Cepat dan kerja Cerdas Pihak Kepolisian Sukabumi dan Polres Tanggamus dalam menangkap Oknum Guru ngaji yg melakukan Pencabulan. dan Saya berterima kasih kepada Kapolres Tanggamus dan Kasat Reskrim yg telah memprioritaskan Perkara ini". Ucapnya. (Jum'at 24/9/21).


Masih kata Hasmal Yadi, agar dari pihak PPA Tanggamus, Supaya  di lakukannya pendampingan terhadap anak-anak korban pencabulan tersebut serta segera di lakukan assessment untuk melakukan pemulihan fisik maupun psikologis anak tersebut, agar segera pulih dan dapat kembali belajar serta menjalankan aktivitasnya sebagai mana anak anak pada umumnya.


"Saya juga berharap kejadian yang amat sangat Memalukan ini tidak akan pernah terjadi lagi di kabupaten Tanggamus baik terhadap masyarakat ataupun anak anak yang ada di daerah kabupaten Tanggamus", tutupnya.


(Rd/Ndra)