Kasat Sabhara Polres Pringsewu Gelar Rutin Operasi Yustisi Pendisiplinan Prokes -->

Header Menu

Kasat Sabhara Polres Pringsewu Gelar Rutin Operasi Yustisi Pendisiplinan Prokes

Mediapromoter
Rabu, 22 September 2021



Pringsewu, Mediapromoter.id - Seiring menurunnya angka terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pringsewu kesadaran masyarakat nampaknya ikut turun.


Hal tersebut terlihat dari masih banyaknya warga yang terjaring dalam operasi yustisi yang digelar satgas Covid-19 karena abai menerapkan prokes.


Kasat Sabhara AKP Safri Lubis, SH menuturkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pringsewu aparat kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah rutin menggelar operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan siang maupun malam hari.


Dalam pelaksanaan operasi, aparat gabungan masih menemukan banyak warga yang terjaring karena mengabaikan prokes khususnya dalam hal pemakaian masker.


Berbagai alasan disampaikan oleh para pelanggar namun mayoritas mengatakan lupa sudah vaksin dan juga ada sebagian beranggapan kondisi sudah aman karena menurutnya angka terkonfirmasi Covid-19.


AKP Safri Lubis mengingatkan, bahwa dengan turunya kesadaran masyarakat terhadap prokes bisa menjadi bom waktu munculnya gelombang ketiga Covid-19.


"Jangan sampai karena kita lalai menerapkan prokes sehingga terjadi peningkatan penyebaran Covid-19 kembali" terangnya usai memimpin operasi Yustisi di jalan lintas barat Pringsewu depan pendopo kabupaten Pringsewu. Kamis (23/9/21)


Untuk itu dirinya mengimbau kepada para pelanggar prokes dan seluruh masyarakat untuk tetap disiplin prokes, serta melaksanakan Vaksinasi.


"Saat ini kabupaten Pringsewu sudah masuk dalam zona kuning penyebaran Covid-19, untuk itu mari kita jaga dengan meningkatkan kedisiplinan penerapan prokes, melaksanakan vaksinasi dan mematuhi kebijakan PPKM, "ungkapnya.


Lanjutnya, Dengan langkah-langkah tersebut, pandemi bisa terkendali dan Pringsewu bisa kembali masuk zona hijau penyebaran Covid-19.


"Harapannya pandemi segera berakhir dan kita bisa beraktifitas normal kembali," tandasnya.


(Rd/Rizky)