Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puluhan Karyawan Rekanan PT. PLN UID Lampung Lakukan Aksi Ujuk Rasa, Dharma Saputra : Unjuk Rasa Tersebut Menurut Saya Salah Alamat

Jumat, 10 September 2021 | Jumat, September 10, 2021 WIB Last Updated 2021-09-11T03:43:55Z



Bandar Lampung, Mediapromoter.id - Puluhan Karyawan Rekanan PT. PLN UID Lampung dikabarkan Mogok kerja Selama Tiga Bulan. Seperti halnya telah ramai beredar di beberapa Media pada Kamis, (9/9/21).


Aksi mereka tersebut atas Solidaritas bagi 13 Pengurus dan anggota serikat yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) agar diperkerjakan kembali dan di bayarkan hak-haknya.


Dikabarkan para perkerja tersebut menggelar aksi lanjutannya di halaman Kantor Cabang PT. DKB di Jalan Raya Perumahan Bukit Kemiling Permai (Perum BKP), Blok W No. 2 Kota Bandarlmpung, Kamis (9/9/2021.). 


Adi Putra Feriansyah selaku Ketua PUK SPPE FSPMI PT. DKB Bandarlampung mengatakan, aksi akan digelar di perusahaan memenuhi tuntutan kerja.


Menurut Parwoko, salah satu pengurus PUK PT DKB, aksi mogok kerja ini buntut adanya pemecatan terhadap 13 pengurus dan anggota Serikat Pekerja PT DKB Bandarlampung dan Lampung Selatan pada 29 sampai 31 Juli lalu.


Mereka aksi saat itu menuntut hak sesuai peraturan perusahaan yang tidak diberikan kepada pekerja PT Duma Karya Burian. 


Alih-alih dikabulkan, perusahaan malah memecat 13 pengurus dan anggota Serikat Pekerja PT DKB Bandarlmpung dan Lampung Selatan.


"Sebetulnya, mereka akan aksi tanggal 31 Agustus 2021. Atas mediasi Disnaker Kota Bandarlampung, para pekerja menunda aksinya tujuh hari kerja, " kata ketua PUK SPEE FSPMI PT. DKB Adi Putra Feriansyah.


Lanjutnya, Karena juga tak ada perkembangan dari Disnakertrans Provinsi Lampung aksi mogok kerja dimulai 9 September 2021 s/d 30 November 202. 


"Kurang lebih tiga bulan," ungkapnya.


Salah Satu pejabat senior PLN UID Lampung Junarwin membenarkan adanya aksi dari karyawan rekanan PT PLN.


Menindaklanjuti hal tersebut Mediapromoter.id mencoba menghubungi Dharma Saputra selaku Staf Humas PLN UID Lampung pada Jum'at (10/9/21) mengatakan, Kalo ujuk Rasa di PLN menurut saya salah sasaran, Karena kalo untuk Kontrak itu hanya dengan Rekanan, Bukan kepada karyawan mitra dari rekanan tersebut.


"Jadi PLN tidak ada Hak menambah ataupun memecat Karyawan dari rekanan. Itu yang ada hak nya hanya Dengan PT tersebut, bukannya dari PLN, " ungkapnya saat dihubungi melalui telepon seluler, (10/9/21).


Lanjut, maka saya bilang tadi yang di lakukan demotrasi atau menggelar unjuk rasa di kantor PLN itu salah alamat, dan sudah di mediasi juga dengan dinas tenaga kerjaan.


"Kita sudah Mediasi, dan sudah ada Prosudernya. Semua ikuti alurnya, kalo namanya demo dengan tekanan aksi mereka, PLN juga tidak punya wewenang dan mephk mereka juga kami tidak ada wewenangnya bang, " pungkasnya.


(Rd/Yp/Abr)



×
Berita Terbaru Update