Wakil Bupati Waykanan Pimpin Rapat Paripurna DPRD -->

Header Menu

Wakil Bupati Waykanan Pimpin Rapat Paripurna DPRD

Mediapromoter
Kamis, 02 September 2021



Way Kanan, Mediapromoter.id  - Wakil Bupati Way Kanan Ali Rahman memimpin Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Penyampaian Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 Di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat, Kamis, (02/09/2021)


Turut hadir dalam rapat tersebut, ketua dan wakil anggota DPRD, para anggota dewan. Sekertaris Daerah, Dinas BPKAD, Dinas BAPPEDA dan beserta jajaran lainnya


Ali Rahman menyampaikan, kita dipertemukan kembali dalam forum Rapat Paripurna yang terhormat ini, dalam rangka penyampaian Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021. Kita berharap dari pertemuan ini akan melahirkan langkah-langkah yang lebih baik, untuk kemajuan Kabupaten Way Kanan.


Perlu saya sampaikan Perubahan KUA-PPAS Tahun 2021 ini disusun berdasarkan prioritas pembangunan Kabupaten Way Kanan yaitu dukungan belanja kesehatan dan  pemulihan ekonomi daerah.


Secara ringkas Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2021 dapat dijelaskan sebagai berikut :


1. Pendapatan Daerah

Secara total rencana pendapatan setelah Perubahan sebesar Rp.1,345 Triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp.12 Milyar atau 0,95 persen dari sebelum perubahan sebesar Rp.1,333 Triliun. Hal ini disebabkan karena adanya kenaikan target pendapatan dana transfer pusat dan lain-lain PAD yang sah.


2. Belanja 

Secara umum belanja daerah pada Perubahan tahun 2021 sebesar Rp.1,291 Triliun, yaitu mengalami kenaikan sebesar Rp.17 Milyar atau 1,36 persen dari sebelumnya sebesar Rp.1,274 Triliun .


Alokasi Belanja terdiri dari Belanja Operasi sebesar Rp.880,538 Milyar atau mengalami kenaikan sebesar Rp.23,575 Milyar atau 2,75 persen dari sebelum perubahan  sebesar Rp.856,962 Milyar. 


Sedangkan Alokasi untuk Belanja Modal  direncanakan setelah perubahan sebesar Rp.128,636 Milyar atau mengalami kenaikan sebesar Rp.104 juta atau 0,08 persen dari sebelum perubahan sebesar Rp.128,532 Milyar.


Alokasi untuk Belanja Tidak Terduga  direncanakan setelah perubahan sebesar Rp.5 Milyar atau mengalami penurunan sebesar Rp.1 Milyar atau 16,67 persen dari sebelum perubahan sebesar Rp.6 Milyar.


Alokasi untuk Belanja Transfer direncanakan setelah perubahan sebesar Rp.277,132 Milyar atau mengalami penurunan sebesar Rp.5,317 Milyar atau 1,88 persen dari sebelum perubahan sebesar Rp.282,449 Milyar.


3. Pembiayaan

Dari sisi penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar  Rp.12,058 Milyar, sebelumnya diasumsikan sebesar Rp.5 Milyar sehingga terkoreksi sebesar Rp.7,058 Milyar atau 141,17 persen. Penerimaan pembiayaan tersebut bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya. Sedangkan dari sisi pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp.66,333 Milyar, yang dialokasikan untuk Penyertaan Modal Investasi Pemerintah sebesar Rp. 4,356 Milyar dan pembayaran pokok hutang sebesar Rp.61,977 Milyar.


Harapan kami Perubahan KUA dan PPAS ini dapat dibahas dan selanjutnya dapat kita setujui bersama, semoga pandemi ini segera berlalu dan Tak lupa kami mengajak kepada Saudara-Saudara sekalian untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan 5M  yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas serta segera divaksin. 


(Rd/Yandi)