Satresnarkoba Polres Pesawaran Berhasil Amankan Seorang Warga Desa Cipadang Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu -->

Header Menu

Satresnarkoba Polres Pesawaran Berhasil Amankan Seorang Warga Desa Cipadang Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Mediapromoter
Sabtu, 02 Oktober 2021



Pesawaran, Mediapromoter.id  – Satres Narkoba Polres Pesawaran amankan salah seorang warga Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pengaman yang dilakukan oleh tim satresnarkoba berdasarkan informasi dan laporan masyarakat.


Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantiyo, SI.K, M.H, menyampakan dalam laporan polisi nomor: LP/A/698/X/2021/SPKT. Res Narkoba/Polres Pesawaran/polda lampung, tanggal 01 Oktober 2021.


”Tempat kejadian perkara di desa Banjar Negeri Kecamatan Way lima, waktu kejadian hari jumat, 1 oktober 2021 sekira pukul 19.00 Wib,” Katanya


AKBP Vero Aria Radmantiyo menerangkan dalam Kronologis, “Bermula dari laporan informasi masyarakat bahwa tersangka sering menjadi perantara dalam jual beli narkotika jenis sabu di TKP dan kemudian Anggota Satres Narkoba Polres Pesawaran melakukan penyamaran saat tersangka membawa Narkoba melintas di TKP lalu dilakukan penyergapan dan penangkapan,” Terangnya


Lalu, Saat dilakukan penggeledahan ditemukan BB narkotika jenis sabu, “Dari keterangan tersangka bahwa Narkoba tersebut dibeli dari Saudara FK, status masuk daftar pencarian (DPO-Red) tersangka bernama BANI SHADIKIN , warga desa cipadang umur 23 tahun, barang bukti, 1 ( satu ) bungkus plastik klip berisikan kristal diduga narkotika jenis sabu, 1 (satu) unit handphone merek Oppo warna silver dan 0,14 Gram sabu” Tambahnya


Guna mempertanggung jawabkan perbuatan nya, kapolres juga menambahkan, Tersangka diduga melanggar pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, bermuatan Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).


(Rd/Ndr)